Percaya atau tidak, kebanyakan orang mendapatkan pekerjaan karena rekomendasi teman mereka, termasuk gue. Semua perusahaan yang pernah gue singgahi itu selalu ada bantuan teman gue di baliknya. Jadi inget bit-nya Chris Rock yg bilang “90% of people in this room get a job because of their friends recommend it” kira-kira begitulah.
Itu juga yang gue alami dalam perjalanan karir gue sejauh ini. Mari gue ceritakan satu per satu bagaimana teman-teman gue punya pengaruh dalam perjalanan karir gue selama ini.
Dimulai dengan bergabung menjadi anggota komunitas komik di Bandung, namanya Komikara. Komunitasnya lumayan besar, anggotanya ada dari berbagai macam tempat di Indonesia (terimakasih Internet). Di komunitas ini gue banyak berkenalan dengan orang-orang yang tidak hanya sebagai pelaku seni tetapi juga orang yang bekerja di Industri komik, termasuk para editor dan orang-orang yang kerja di penerbitan.
Pekerjaan pertama gue adalah di Zeusbox Studio tahun 2011 sebagai illustrator & animator, gue bisa kerja di sini karena teman gue namanya Yadi yang gue kenal di Komikara dia ingin resign dan studionya butuh pengganti. Maka dia kontak gue, suruh ke studionya untuk test, interview, dan segala macem. Karena kebetulan juga tahun segitu gue lagi nganggur, maka gue iyakan lah tawaran dia, dan Alhamdulillah keterima kerja di sana. Walau bertahan hanya 5 bulan saja karena studionya bangkrut (gak dapat dana lagi dari investor).
Nah, karena gue sempat nganggur setelah selesai dari Zeusbox studio, gue dapat beberapa kerjaan freelance dari beberapa penerbit komik ataupun hanya comission gambar, semua berkat kenalan dari teman-teman di Komikara.
Pekerjaan gue yang kedua adalah di Kumata Studio sebagai animator, di sini teman seangkatan sewaktu gue belajar animasi selama 2 tahun di Quantum College ngasih kabar kalau ada studio animasi baru di Bandung dan mereka butuh animator, maka gue yang sudah lumayan lama menganggur apply ke sana, dan Alhamdulillah keterima, dan ternyata dosen yang mengajar waktu gue ambil sekolah animasi pun kerja di sana, jadi makin gampang lah keterima kerjanya, the power of orang dalam is real guys.
Selagi gue membangun karir sebagai animator di Kumata Studio ini, gue pun tetap aktif di komunitas komik Komikara itu. Di Kumata Studio ini gue cuma 2 setengah tahun, kira-kira dari tahun 2011 sampai pertengahan 2014 lah, walaupun gue sudah tidak di Kumata lagi gue tetap dapat pekerjaan dari teman-teman di Komikara, terutama gue pernah jadi in-house artist untuk menggambar komik KKPK sekarang jadi komik Next-G selama dua tahun, pernah menerbitkan komik kompilasi juga bersama Mizan, semua berkat teman-teman di komunitas Komikara juga.
Ketiga gue bekerja sebagai illustrator dan animator di Petshopbox Studio, masih ingat kan ketika gue pertama kali kerja di Zeusbox Studio? Walaupun gue sudah keluar dari studio itu gue masih berteman baik dengan foundernya yang gue panggil dia dengan sebutan Mas Ncus. Kami aktif di sosial media terutama twitter. Ternyata mas Ncus ini dia punya dua studio design, yang satu Zeusbox Studio dan yg satu lagi namanya Petshopbox Studio, walaupun Zeusboxnya sudah bangkrut dia masih punya Petshopbox Studio, dan ketika Petshopbox ini butuh tambahan orang, dia mengontak gue untuk join, dan gue terimalah tawaran dia. Maka di tahun 2016 gue mulai bekerja di Petshopbox studio.
Gue bekerja di Petshopbox Studio itu selama satu tahun, dari 2016-2017, pada saat itu Komikara sudah tidak aktif lagi, orang-orangnya pada berpencar gak tau ke mana. Gue pun mencari komunitas kreatif lain, selain karena gue senang gabung dengan berbagai macam komunitas, ya seneng aja gitu punya temen baru. Di tahun 2017 ini gue menemukan komunitas menarik namanya Sketsa Pulang Kerja, nah komunitas ini unik, agenda rutinnya adalah setiap hari rabu dari jam 7 malam sampai jam 10 kita kumpul di cafe tertentu dan menggambar bareng sambil ngobrol-ngobrol. Seru sih, karena tiap minggu lokasinya pindah-pindah jadi gak bosen.
Nah pada Oktober 2017 gue resign dari Petshopbox studio, rencananya ingin mencari pekerjaan baru, tapi karena tidak bisa secepat itu maka ya sambil apply-apply ke banyak tempat gue pun masih ambil kerjaan freelance. Pada akhir Januari 2018 sepertinya kerjaan freelance kurang bisa menghidupi dengan layak dan gue ingin mencari pekerjaan yang tetap, maka ada kabar dari teman gue dari komunitas Sketsa Pulang Kerja bahwa ada perusahaan bernama Solve Education! yang sedang mencari ilustrator dan animator, maka gue langsung apply lah ke sana, dan di pertengahan Februari 2018 gue resmi bekerja di Solve Education!— sampai sekarang.
Kalau dipikir-pikir dan diingat-ingat lagi, perjalanan karir gue ini hampir semuanya berkat teman, mungkin di antara kalian juga ada pengalaman serupa? Di mana kalian dapat memulai karir atau membangun karir atas rekomendasi teman, bisa teman waktu sekolah, teman kuliah, teman komunitas, atau teman yang ketemunya online.
Ah, gue merasa beruntung. Terima kasih untuk kalian semua!
Leave a comment